Pages

Monday, September 17, 2018

Percepat E-Tilang, Polda Metro Segera Pasang CCTV di Thamrin Sudirman

loading...

JAKARTA - Ditlantas Polda Metro segera memasang CCTV di ruas Jalan MH Thamrin-Sudirman terkait rencana uji coba tilang elektronik (e-tilang). Uji coba tilang elektronik ini akan dilakukan pada Oktober mendatang.

“Anggota sedang ke China untuk menyiapkan peralatannya. Selanjutnya akan dipasang dan diuji cobakan di jalan itu dalam beberapa bulan ke depan,” ungkap Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf, Senin (17/9/2018).

Uji coba E-tilang akan dilakukan pada Oktober nanti. Dalam uji coba ini, Polda akan men-capture setiap pelanggaran di jalanan. Pelanggaran itu nantinya akan disebarkan dan dikirimkan langsung ke rumah pengendara yang melakukan pelanggaran.

Berbeda dengan CCTV yang ada, lanjut Yusuf, CCTV yang dipasang oleh Ditlantas PMJ memiliki kualitas baik. Selain terang saat malam hari, CCTV juga mampu merekam dan memfoto pelanggaran hingga 10 meter. Dengan demikian kejalasan gambar menjadi alasan Ditlantas tak menggunakan CCTV milik Instansi lain.

“Kenapa kita membeli baru? Karena speknya beda,” ujar Yusuf.
Dalam uji coba nantinya, CCTV akan ditempatkan di ruas Jalan Thamrin Sudirman. Meski demikian, Yusuf sendiri belum memastikan berapa jumlah CCTV yang nantinya akan terpasang.

Sebab analisis dan pemantauan masih dilakukan tim pemasang.
“Yang pasti setiap persimpangan ada,” ujarnya. Yusuf menuturkan, E-tilang diterapkan, pola penjagaan pos dan anggota diluar akan mengalami perubahan.

Anggota nantinya akan distafkan membantu NTMC Polda Metro Jaya melakukan perekaman dan penerapan pasal pelanggar.Termasuk soal pengantaran surat tilang kepada pelanggar, lanjut Yusuf, pihaknya akan menggunakan anggota Polantas untuk mengirimkan berkas tilang.

“Kami juga akan bekerjasama dengan PT Pos Indonesia untuk pengiriman berkas tilang,” tuturnya.  Yusuf mengharapkan dengan adanya tilang elektronik nantinya, pelanggar kendaraan akan berkurang, khususnya pengguna sepeda motor.

Sebab dari catatannya, 50-60% kecelakaan di jalan raya disebabkan karena pengendara motor, kebanyakan mereka melakukan pelanggaran lalu lintas.

Kepala BPTJ Bambang Prihartono berharap tilang nantinya akan membantu menekan pelanggaran. Karena itu untuk membantu penerapan, BPTJ akan mengajak sejumlah pihak mendukung program ini.

“Termasuk aturannya. Kami akan mendesak dikeluarkannya aturan baru,” tuturnya. Tak hanya soal E-tilang, BPTJ juga akan mewacanakan pembatasan kendaraan roda dua.

Upaya ini dilakukan untuk mengurangi tingginya angka kecelakaan. “Pembatasan sendiri tidak harus menerapkan ganjil genap. Tapi ada opsi lain, dan itu masih dalam pembahasan,” ucapnya.

(whb)

Let's block ads! (Why?)

https://metro.sindonews.com/read/1338856/171/percepat-e-tilang-polda-metro-segera-pasang-cctv-di-thamrin-sudirman-1537167688

Sunday, September 16, 2018

Polres Jaksel Ajak Masyarakat Kembali Aktif Laporkan Kasus Narkoba

loading...

JAKARTA - Polres Metro Jakarta Selatan kembali mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan kasus narkoba. Belakangan laporan masyarakat terkait peredaran narkoba di lingkungan tempat tinggalnya mulai menurun.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjangkung mengatakan, pihaknya sudah bekerja sama dengan aplikasi Qlue Indonesia sekitar 2 tahun belakangan. Namun lantaran terjadi tren penurunan laporan, pihaknya kemudian menggaungkan kembali akses laporan masyarakat secara online ini melalui sosialisasi di kegiatan Car Free Day.

"Memang seiring waktu ada penurunan (laporan). Tapi kita tidak kecewa karena ini membutuhkan kesadaran masyarakat. Masalah narkoba ini tidak gampang menggerakan hati, mental masyarakat, untuk mau secara aktif melapor," ujarnya pada wartawan, Minggu (16/9/2018).

Ia menuturkan, selain membuka akses melalui online dan media sosial, Posko Narkoba bertajuk, "Mari Gunakan Aplikasi Lapor Berantas Narkoba" di kawasan CFD ini juga merupakan akses atau wadah kepada masyarakat untuk memberikan informasi secara langsung tentang permasalahan narkoba.

Di sana terdapat pelayanan dokter, pengenalan program Qlue yang sudah dibangun dan informasi tentang bahaya narkotika. "Di sini juga ada galeri. Semua barang bukti yang diproses hukum kita sisihkan, kita buatkan kemasan, kita tampilkan," katanya.

Menurut Vivick, selama ini respons masyarakat terkait laporan menggunakan aplikasi Qlue sangat bagus. Bahkan mereka memberikan alamat dan  ciri-ciri orangnya. "Ini sangat bagus sekali," ucapnya.

Vivick menjelaskan, menggunakan aplikasi Qlue sangat mudah. Masyarakat hanya tinggal mengunduh aplikasi dan mengikuti panduan yang menggunakan bahasa Indonesia.

"Ada panduannya, sangat mudah sekali, tinggal membuka aplikasi Qlue, mengikuti anjuran atau cara-cara di layar handphone. Menggunakan bahasa Indonesia yang jelas. Kita instal, masukan alamat email, masukan nama, dan keluar cara-cara," katanya.

Ia berharap, melalui wadah aplikasi Qlue, masyarakat semakin peduli terhadap peredaran dan pemberantasan narkotika. "Kami punya harapan besar sekali kepada masyarakat, khususnya Jakarta Selatan, untuk peduli. Kita sudah membuka akses, kita buka fasilitas penuh untuk digunakan," tandasnya.

(thm)

Let's block ads! (Why?)

https://metro.sindonews.com/read/1338724/170/polres-jaksel-ajak-masyarakat-kembali-aktif-laporkan-kasus-narkoba-1537113124