Pages

Wednesday, August 29, 2018

Minim Penerangan, Bekasi Bakal Pasang Lampu PJU di 2.600 Titik

loading...

BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengaku Kecamatan Bantar Gebang masih minim penerangan. Kondisi gelap itu banyak dikeluhkan di jalan lingkungan sekitar. Rencananya, sekitar ribuan titik lokasi di empat kelurahan di Bantar Gebang yang menjadi sasaran pembangunan tiang Penerangan Jalan Umum (PJU).

Kepala Bidang (Kabid) Penerangan Jalan Umum, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Priyadi mengatakan, pemerintah akan memasang secara bertahap lampu PJU di 2.600 titik di Kecamatan Bantar Gebang.

"Pemasangan ini berdasarkan usulan warga atas minimnya penerangan jalan lingkungan disana," katanya di Bekasi, Rabu (29/8/2018).

Menurutnya, lampu PJU di empat kelurahan itu masih minim dan rata-rata berada di jalan lingkungan dan permukiman warga. Empat kelurahan di Kecamatan Bantar Gebang itu di antaranya Kelurahan Pedurenan, Kelurahan Sumurbatu, Kelurahan Cikiwul, dan Kelurahan Bantar Gebang. "Kita buatkan PJU secara bertahap, agar tidak gelap lagi," ujarnya.

Priyadi menjelaskan, untuk alokasi anggaran menggunakan bantuan Pemprov DKI tahun 2018. Dana yang dikucurkan untuk 26 ribu titik lampu PJU itu sebesar Rp20 miliar. Anggaran sebesar itu, sebagai kompensasi warga Bantar Gebang atas Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang. "Dana yang digunakan dari DKI Jakarta," jelasnya.

Meski begitu, kata dia, masih banyak permintaan warga di daerah lain atas pemasangan PJU. Namun, pemerintah daerah belum bisa mengalokasikan anggaran karena terbentur kemampuan keuangan. Apalagi, tahun ini anggaran belanja daerah mengalami defisit. Sehingga, untuk wilayah lainya akan diprioritaskan ditahun depan.

Saat ini, seluruh lampu PJU yang sudah terpasang di 12 kecamatan di Kota Bekasi sebanyak 31.500 titik PJU yang terpasang. Namun, 25 ribu dalam keadaan rusak. Sedang, 6.000 PJU dalam keadaan baik. Kedepan, kata dia, pemerintah daerah akan mengganti seluruh lampu PJU dari kompensional menjadi light emitting diode (LED).

"Karena irit pemakaian listriknya, rencananya baru akan diganti tahun depan," imbuhnya. (Baca juga: Konektor PJU Dicuri, Jalan Protokol di Bekasi Minim Pencahayaan)

Sejauh ini, kata dia, program pemasangan seluruh lampu oleh pemerintah daerah dibagi empat zona. Di antaranya zona satu meliputi wilayah Bekasi Timur, Bekasi Utara, Medan Satria. Zona dua meliputi wilayah Jatiasih dan Bekasi Barat.

Zona tiga meliputi Rawalumbu, Mustikajaya dan Bantar Gebang. Dan terakhir, zona empat meliputi Kecamatan Pondok Gede, Pondok Melati dan Jatisampurna. Namun, beberapa wilayah itu sudah tidak gelap, karena lampu PJU diwilayah itu sudah dalam kondisi baik menerangi permukiman dan jalan lingkungan warga.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Arief Maulana mengatakan, sinergitas antara Pemerintah Kota Bekasi dengan Pemprov DKI terus berjalan. Sebelumnya, ada juga bantuan lampu bohlam yang diberikan dari DKI untuk penerangan PJU di Kota Bekasi.

"Sekarang kami mendapatkan dana bantuan PJU dari DKI juga sebagai dana kompensasi warga di sekitar Bantar Gebang," katanya.

Let's block ads! (Why?)

https://metro.sindonews.com/read/1333949/171/minim-penerangan-bekasi-bakal-pasang-lampu-pju-di-2600-titik-1535526417

No comments:

Post a Comment